Energi Baru Pertanian Aceh Tengah, Iwan Sejahtera Siap Lanjutkan Penguatan Sektor Petani

ADMIN
1 Okt 2026 12:14
BERITA 0 71
3 menit membaca

TAKENGON, SCNews.co.id —1 Oktober 2026.Pergantian kepemimpinan di sebuah instansi pemerintahan bukan sekadar perubahan posisi, tetapi juga menjadi momentum untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan energi baru dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut kini terjadi di Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah. Iwan Sejahtera, S.IP., M.Si., dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah melalui Surat Perintah Bupati Aceh Tengah Nomor Peg. 875.1/77.04/SP/2026.

Penunjukan Iwan menjadi bagian dari proses transisi kepemimpinan di lingkungan pemerintah daerah. Dengan pengalaman yang telah dimiliki di pemerintahan maupun di Dinas Pertanian, ia diharapkan mampu menjaga kesinambungan program sekaligus memperkuat langkah-langkah strategis sektor pertanian Aceh Tengah.

Iwan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pertanian Aceh Tengah secara definitif sejak 20 Oktober 2025. Posisi tersebut membuatnya telah cukup mengenal dinamika internal dinas, program pertanian, penyuluh, kelompok tani serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat petani.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan amanah barunya.

Sebelum bergabung dengan Dinas Pertanian, Iwan juga pernah menduduki sejumlah jabatan pemerintahan, di antaranya sebagai Kasubbag Perencanaan Bappeda Aceh Tengah, Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya dan SDM Bappeda, serta Camat Ketol selama hampir lima tahun.

Melanjutkan Program, Memperkuat Pelayanan

Sektor pertanian memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Aceh Tengah. Selain menjadi sumber pangan, pertanian juga menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga dan penggerak perekonomian daerah.

Karena itu, keberlanjutan program menjadi hal penting dalam masa transisi kepemimpinan.

Salah satu agenda yang perlu terus diperkuat adalah pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi. Rehabilitasi sawah dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan, sehingga membutuhkan koordinasi, ketelitian dalam pendataan serta dukungan berbagai pihak.

Di tengah proses tersebut, kebutuhan petani untuk tetap produktif juga harus mendapat perhatian.

Pengembangan hortikultura dapat menjadi salah satu langkah pendukung. Bantuan bibit bawang, penggunaan mulsa serta pengembangan komoditas yang sesuai dengan kondisi lahan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga aktivitas ekonomi petani selama proses pemulihan sawah berlangsung.

Keberhasilan pembangunan pertanian tidak dapat dibebankan kepada Dinas Pertanian semata.

Penyuluh pertanian, kelompok tani, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah daerah, dunia usaha hingga masyarakat memiliki peran masing-masing dalam membangun sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan.

Karena itu, kepemimpinan baru diharapkan semakin membuka ruang koordinasi dan kolaborasi.

Dengan pengalaman di bidang perencanaan dan pemerintahan, Iwan memiliki ruang untuk memperkuat keterhubungan antara perencanaan program dengan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

Bukan hanya soal bagaimana program disusun, tetapi bagaimana program tersebut benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh petani.

Menjaga Semangat Menuju Ketahanan Pangan

Penguatan pertanian Aceh Tengah juga memiliki kaitan erat dengan agenda ketahanan pangan. Sawah, hortikultura dan peternakan merupakan bagian dari potensi daerah yang perlu terus dikembangkan secara seimbang.

Di tengah tantangan perubahan iklim, kondisi lahan dan kebutuhan ekonomi masyarakat, inovasi serta kemampuan beradaptasi menjadi semakin penting.

Transisi kepemimpinan di Dinas Pertanian diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat tersebut.

Iwan Sejahtera kini memiliki amanah untuk melanjutkan berbagai pekerjaan yang telah berjalan sekaligus menghadirkan gagasan dan langkah baru sesuai kebutuhan masyarakat.

Dukungan dari seluruh jajaran Dinas Pertanian, penyuluh, kelompok tani dan berbagai pemangku kepentingan menjadi modal penting agar program pertanian dapat berjalan lebih efektif.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan pertanian bukan hanya tentang siapa yang memimpin, tetapi bagaimana seluruh unsur dapat bergerak dalam tujuan yang sama: petani lebih sejahtera, produksi pangan terjaga, lahan kembali produktif dan pertanian Aceh Tengah semakin kuat.

Transisi jabatan ini pun diharapkan menjadi awal dari semangat baru untuk membawa sektor pertanian Aceh Tengah terus tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

 

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *