Kadispora Aceh Tengah Jelaskan Pelaksanaan Lomba Adu Perahu, Anggaran Disesuaikan dengan Kebutuhan Kegiatan

ADMIN
24 Okt 2026 10:21
BERITA 0 72
3 menit membaca

ACEH TENGAH, SCNews.co.id — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tengah, Sukirman, S.STP., memberikan penjelasan terkait pelaksanaan lomba adu perahu tradisional dan tarik tambang perahu yang berlangsung di Dermaga Desa Al Fitrah, Danau Lut Tawar, Sabtu (24/10/2026).

Penjelasan tersebut disampaikan sebagai bentuk informasi kepada masyarakat mengenai peran pihak penyelenggara, sumber anggaran, serta sejumlah kebutuhan yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan kegiatan olahraga tradisional tersebut.

Sukirman menjelaskan bahwa Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) berperan membantu Dinas Pemuda dan Olahraga, khususnya dalam aspek teknis penyelenggaraan pertandingan.

Ia juga menerangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan program yang dianggarkan melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Tengah Tahun Anggaran 2026.

Dalam keterangannya, Sukirman menyampaikan bahwa kegiatan yang direncanakan berlangsung selama dua hari tersebut memiliki alokasi anggaran sebesar Rp50 juta.

Anggaran itu diperuntukkan bagi sejumlah kebutuhan pelaksanaan, termasuk hadiah untuk dua kategori perlombaan dengan kelas pertandingan yang berbeda, biaya operasional, serta honorarium panitia selama kegiatan berlangsung.

Dengan cakupan kebutuhan tersebut, pengelolaan anggaran menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa penyelenggaraan kegiatan olahraga daerah memerlukan pembagian anggaran untuk berbagai komponen, sehingga pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi, Sukirman juga menyampaikan bahwa pemenang juara pertama akan memperoleh hadiah tambahan berupa voucher menginap di hotel Portola Grand Renggali, Parkside, dan Grand Bayu Hill.

Pemberian voucher tersebut diharapkan dapat menambah semangat peserta sekaligus menjadi bentuk dukungan bagi promosi sektor pariwisata dan perhotelan di Aceh Tengah.

Kolaborasi antara kegiatan olahraga tradisional dan sektor pariwisata dinilai memiliki potensi untuk memperkenalkan kekayaan budaya Gayo serta keindahan Danau Lut Tawar kepada masyarakat yang lebih luas.

Pelaksanaan lomba adu perahu tradisional merupakan salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan olahraga tradisional sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah.

Dalam setiap kegiatan publik, masukan dari masyarakat merupakan bagian penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada masa mendatang.

Aspek publikasi, pengaturan teknis pertandingan, dan kenyamanan penonton dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar kegiatan berikutnya semakin tertata dan mampu menarik partisipasi masyarakat yang lebih luas.

Penjelasan dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pelaksanaan kegiatan, sekaligus membangun pemahaman yang baik antara penyelenggara dan masyarakat.

Ke depan, koordinasi yang semakin baik antara dinas terkait, PODSI, panitia pelaksana, peserta, dan masyarakat diharapkan dapat mendorong penyelenggaraan lomba olahraga tradisional yang lebih profesional, meriah, dan memberikan manfaat bagi pengembangan olahraga serta pariwisata di Aceh Tengah.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *