Ketika Sang Inisiator Membutuhkan Uluran Tangan, Gerakan Donasi untuk Sahrial Abadi Menggema

ADMIN
2 Okt 2026 09:55
BERITA 0 121
3 menit membaca

TAKENGON, SCNews.co.id —Jumat 2 Oktober 2025.Kepedulian dan semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan masyarakat Gayo. Kali ini, ajakan kemanusiaan ditujukan untuk membantu Sahrial Abadi, sosok yang dikenal sebagai Sang Inisiator Enang-Enang, yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya.

Kondisi tersebut mengundang perhatian berbagai pihak, terutama keluarga, kerabat, komunitas dan masyarakat yang selama ini mengenal kiprah Sahrial Abadi di tengah masyarakat.

Ketua GAMUR (Gayo Murum), Sofyan Hakim, yang akrab disapa Mr Jhon, mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Sahrial Abadi, baik dalam bentuk doa maupun bantuan biaya pengobatan.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama bukan semata-mata tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, melainkan tentang kehadiran dan keikhlasan ketika seseorang sedang menghadapi masa sulit.

«“Beliau adalah sosok inisiator yang banyak berjasa bagi kita. Hari ini beliau membutuhkan uluran tangan kita. Sekecil apa pun bantuan sangat berarti. Mari kita bantu agar beliau dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ujar Sofyan Hakim.»

Dari Kepedulian Menjadi Gerakan Bersama

Keluarga saat ini berencana membawa Sahrial Abadi untuk mendapatkan pengobatan lanjutan ke Penang, Malaysia. Rencana tersebut tentu membutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga.

Melalui GAMUR, penggalangan donasi kemanusiaan dibuka untuk masyarakat umum, baik secara pribadi maupun melalui komunitas dan organisasi.

Donasi dapat disalurkan melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Nomor Rekening: 7186368888

Atas Nama: Maulida Fitri

Informasi dan konfirmasi donasi:

0823-7098-1791

0822-9590-7090

Sofyan Hakim berharap gerakan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk menunjukkan bahwa nilai persaudaraan dan gotong royong masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

“Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan Allah membalasnya dengan kebaikan yang berlipat ganda. Mari kita bantu bersama,” katanya.

Menguatkan Nilai Kemanusiaan

Penggalangan dana untuk biaya pengobatan bukan hanya tentang mengumpulkan uang. Di dalamnya terdapat nilai kepedulian, solidaritas dan tanggung jawab sosial terhadap sesama.

Bantuan sekecil apa pun dapat menjadi berarti ketika diberikan secara bersama-sama. Karena dalam situasi sulit, dukungan moral dan material dari lingkungan sekitar dapat menjadi kekuatan tersendiri bagi pasien maupun keluarga yang sedang menghadapi ujian.

Gerakan donasi untuk Sahrial Abadi pun diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pengumpulan dana, tetapi juga menjadi pengingat bahwa ketika seseorang pernah hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungannya, sudah semestinya masyarakat dapat hadir memberikan dukungan ketika ia membutuhkan.

Donasi kemanusiaan tersebut terbuka bagi masyarakat luas, perorangan, komunitas maupun organisasi yang ingin turut mengambil bagian dalam membantu proses pengobatan Sahrial Abadi.

Semoga kesembuhan segera menyertai Sang Inisiator Enang-Enang dan kepedulian masyarakat menjadi kekuatan bagi beliau dan keluarga.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *