Pelantikan dan Pengukuhan TP PKK, Posyandu, Bunda PAUD, dan FORIKAN Tingkat Kecamatan dan Kampung, Perkuat Program Pembangunan Berbasis Kampung di Aceh Tengah

ADMIN
14 Apr 2026 06:34
DAERAH 0 14
3 menit membaca

Takengon,SCNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melaksanakan pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK, Pembina Posyandu, Bunda PAUD, serta Ketua FORIKAN tingkat kecamatan dan kampung, yang berlangsung di Gedung Olahraga dan Seni (GOS), Selasa, (14/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pelantikan dan pengukuhan untuk 14 kecamatan dengan total 295 kampung. Seluruhnya dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Ketua TP PKK Aceh Tengah, Risnawati, S.SiT, dengan membacakan naskah pelatikan dan ikrar dalam mengemban amanah jabatan.

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si yang hadir langsung menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengawali dengan mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat hadir dalam keadaan sehat.

“Saya mengucapkan selamat kepada para Ketua TP PKK, Pembina Posyandu, Bunda PAUD, dan Ketua FORIKAN yang baru saja dilantik. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar dalam membangun keluarga dan masyarakat di tingkat kampung”, ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan berbasis kampung melalui berbagai program strategis.

Salah satunya adalah Program Kampung Gammawar yang akan dilaksanakan di setiap kecamatan, dengan target empat kampung per kecamatan, sehingga dalam satu tahun diharapkan terbentuk 56 kampung Gammawar yang akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati.

Selain itu, Program Kampung Qur’ani juga menjadi perhatian, di mana Kecamatan Bebesen ditetapkan dua kampung, yakni Kampung Keramat Mupakat dan Nunang Antara, sementara kecamatan lainnya masing-masing satu kampung.

Pemerintah daerah juga terus memperkuat program pemberdayaan kampung terpadu seperti Kampung KB (Keluarga Berkualitas), Kampung Ramah Anak, serta Kampung Posyandu dalam upaya pencegahan stunting serta mendukung penguatan kualitas keluarga ke depan, pemerintah akan menganggarkan program pelatihan calon pengantin.

Bupati turut menekankan pentingnya penguatan karakter kampung melalui berbagai gerakan, seperti mewujudkan kampung bersih dan hijau melalui gotong royong setiap hari Jumat, pembentukan kampung percontohan di setiap kecamatan, serta pengembangan Kampung Iklim (ProKlim), kampung anti korupsi, dan kampung bebas narkoba.

“Seluruh program ini menjadi prioritas daerah. Bappeda bertanggung jawab dalam penganggaran, sementara Dinas Keuangan melakukan pengawasan. Kita juga akan memberikan penghargaan bagi kampung dengan kinerja terbaik sebagai bentuk motivasi”, tambahnya.

Di sektor pariwisata, pemerintah mendorong pengembangan desa wisata berbasis masyarakat melalui Pokdarwis, termasuk optimalisasi program Kampung Inggris dan pengembangan desa wisata berbasis lingkungan (eco-tourism).

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Bupati juga mengimbau agar distribusi daging kurban diprioritaskan kepada ibu hamil, anak stunting, fakir miskin, serta masyarakat terdampak bencana.

Haili Yoga berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sinergi, dan komitmen bersama demi terwujudnya masyarakat Aceh Tengah yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing mulai dari pemerintahan terbawah yakni pemerintah desa atau kampung.

Rill

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *