Wakil Ketua GERPA Sinar Harapan Bantah Isu Penolakan Provinsi ALA: “Itu Hoaks dan Menyesatkan”

ADMIN
30 Agu 2026 14:01
BERITA 0 38
2 menit membaca

ACEH TENGAH,SCNews.co.id — Wakil Ketua Gerakan Pemuda ALA (GERPA) Sinar Harapan membantah keras informasi yang beredar melalui sebuah akun TikTok bernama Sivi End City yang menyebut dirinya bersama sejumlah rekannya menolak perjuangan pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA).

Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak mewakili sikap organisasi maupun dirinya secara pribadi.

Menurutnya, Gerakan Pemuda ALA tetap berada pada komitmen awal untuk memperjuangkan terbentuknya Provinsi ALA. Perjuangan tersebut, kata dia, akan terus dilakukan melalui jalur yang konstitusional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Gerakan Pemuda ALA akan tetap memperjuangkan Provinsi ALA sampai dengan titik darah penghabisan,” tegasnya.

Ia menilai, beredarnya foto yang disertai narasi seolah-olah dirinya dan rekan-rekan menyatakan penolakan terhadap Provinsi ALA merupakan informasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

Menurutnya, foto tersebut telah diberikan narasi yang tidak sesuai dengan konteks sebenarnya sehingga menimbulkan persepsi seolah-olah terjadi perubahan sikap di kalangan pejuang ALA.

“Postingan yang menyatakan kami menolak Provinsi ALA adalah hoaks. Itu bukan sikap kami,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial, terlebih jika informasi tersebut tidak disertai sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dirinya juga mengingatkan agar perjuangan pembentukan Provinsi ALA tidak dikotori oleh penyebaran informasi yang tidak benar, provokasi, maupun narasi yang dapat memecah persatuan masyarakat di wilayah ALA.

“Jangan sampai perjuangan yang sudah lama dibangun justru dirusak oleh informasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya,” katanya.

Lebih lanjut, GERPA Sinar Harapan memastikan komitmen terhadap perjuangan Provinsi ALA tetap berjalan. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki pandangan dan tujuan yang sama untuk menjaga komunikasi serta menyampaikan aspirasi secara santun, terbuka dan bertanggung jawab.

Ia berharap masyarakat dapat membedakan antara sikap resmi organisasi dengan opini atau narasi yang dibuat oleh pihak lain di media sosial.

“Yang jelas, kami tetap berkomitmen memperjuangkan Provinsi ALA. Jangan percaya begitu saja terhadap foto dan narasi yang beredar sebelum mengetahui fakta sebenarnya,” pungkasnya.

 

Yusra Efendi

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *