Dandim 0106 Aceh Tengah Ajak Media Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

ADMIN
3 Okt 2026 11:59
BERITA 0 33
4 menit membaca

Aceh Tengah,SCNews.co.id- Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudi Haryanto mengajak seluruh insan pers di Kabupaten Aceh Tengah memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Hal itu disampaikan Dandim dalam kegiatan silaturahmi bersama awak media yang digelar di Datu Cafe, Jalan Sengeda, Takengon, Sabtu (2/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri awak media cetak, online dan televisi, serta pengurus organisasi wartawan di Aceh Tengah, di antaranya SMSI, PWI, SWI, IWO, AJI, ASWIN, FORWAGA dan IJTI.

Dalam pertemuan tersebut, Dandim menilai media memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber informasi publik. Karena itu, sinergi antara Kodim dan media dinilai penting untuk menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap dapat berkolaborasi dengan rekan-rekan media. Media merupakan salah satu ujung tombak dalam penyampaian informasi kepada publik,” ujar Letkol Czi Rudi Haryanto.

Dandim berharap pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan dan verifikasi, serta tidak mengandung informasi bohong atau hoaks.

Dandim juga meminta media tetap kritis terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Namun, menurutnya, kritik sebaiknya disertai upaya konfirmasi atau klarifikasi kepada pihak terkait agar informasi yang disajikan tetap berimbang.

“Silakan rekan-rekan media memberikan kritik. Tetapi, kalau ada pemberitaan, kami berharap diklarifikasi terlebih dahulu agar berita yang disampaikan benar-benar berimbang,” katanya.

Menurutnya, media memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan informasi dan pemahaman masyarakat. Oleh sebab itu, komunikasi antara institusi TNI dan insan pers perlu terus dibangun agar informasi yang diterima publik dapat memberikan manfaat.

Selain membahas hubungan TNI dan media, Dandim juga menyampaikan sejumlah program Kodim 0106/Aceh Tengah yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Dandim mengatakan, jajaran Babinsa terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Aceh Tengah, termasuk komoditas kopi Gayo yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah.

“Kopi Gayo sudah dikenal di dunia. Kita akan membantu para petani dalam pengembangan, termasuk menyampaikan informasi dan program kepada masyarakat melalui Koramil dan Babinsa di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah sebelumnya juga telah melaksanakan berbagai pelatihan bagi para petani. Sementara jajaran Kodim memiliki peran untuk membantu mensosialisasikan dan mengawal program tersebut hingga ke tingkat desa.

Dandim juga menjelaskan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai salah satu bentuk kontribusi TNI dalam membantu pembangunan di wilayah, khususnya daerah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan melalui program tersebut antara lain penyediaan air bersih, mendukung ketahanan pangan, rehabilitasi jalan, rehabilitasi rumah serta pembangunan fasilitas MCK.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat melalui semangat gotong royong.

“Seperti di wilayah Ketol dan Silih Nara, masyarakat bersama Kodim turut bergotong royong dalam mendukung kegiatan pembangunan,” katanya.

Dalam bidang lingkungan, Kodim 0106/Aceh Tengah juga turut mendukung kegiatan penghijauan. Salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan Bintang dalam rangka memperingati HUT TNI.

Dandim menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga lingkungan dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kelestarian kawasan.

Sementara dalam mendukung pembangunan desa, Kodim juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Dari sekitar 295 desa di Aceh Tengah, Dandim menyebut terdapat 41 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi bagian dari program penguatan ekonomi masyarakat desa.

Keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat mendukung sistem penyaluran berbagai bantuan dan subsidi pemerintah kepada masyarakat secara lebih terorganisir.

Menutup pertemuan, Dandim kembali menegaskan pentingnya membangun komunikasi terbuka antara Kodim dan insan pers.

Menurutnya, media tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal berbagai program pembangunan, termasuk penanganan dampak bencana, pemulihan masyarakat, ketahanan pangan, pembangunan desa dan keamanan wilayah.

“Ke depan kita dapat terus berkolaborasi. Mari bersama-sama menjaga keamanan, kondusivitas dan pembangunan Aceh Tengah melalui peran masing-masing,” pungkasnya.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *