Penggerak HAM Lot Kala Hadir Menjadi Penyambung Lidah Warga Dan Pemerintahan Desa

scnews209@gmail.com
31 Agu 2026 09:24
1 menit membaca

TAKENGON – Desa Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah terpilih menjadi salah satu Desa Sadar HAM. Sosialisasi program nasional ini digelar di Kantor Desa Lot Kala pada Senin (31/8/2026).

​Koordinator Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil Kemenham Aceh, Rosniar, S.H., menyebut Lot Kala merupakan satu dari 10 desa di Aceh—dari total 200 desa secara nasional—yang terpilih dalam program ini. Program bertujuan memperkuat pemahaman hak dasar warga dan mendorong pelayanan desa yang lebih responsif.

​Penggerak HAM, Famila Lusia, S.Sos., menilai Lot Kala memiliki potensi sosial kuat berkat kelembagaan adat yang kokoh, budaya gotong royong, dan keaktifan warga dalam Musyawarah Desa.

​Terkait kekhawatiran warga mengenai isu benturan adat dan HAM, tim Penggerak HAM akan melakukan pemetaan masalah terlebih dahulu untuk menyelaraskannya dengan kearifan lokal dan regulasi seperti Qanun Aceh. Kapolsek Kebayakan juga mengingatkan warga agar prinsip HAM tidak disalahgunakan untuk tindakan melanggar hukum.

​Guna mendukung pemenuhan hak warga, mekanisme pengaduan telah disediakan melalui Penggerak HAM, Kantor Desa, hingga kontak WhatsApp resmi yang terhubung hingga ke Kanwil Kemenham Aceh

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *